728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Kamis, 03 Januari 2013

    Artikel Kajian: "Menyingkap Kenaikan BBM"

    Oleh: Moh. Fauzan

    “Kenaikkan BBM ibarat obat penahan rasa sakit”
      Dewasa ini, gencar-gencarnya media memberitakan tentang wacana-praktis kenaikan BBM di tanah air kita Indonesia dengan keputusan ketetapannya akan dikeluarkan satu April 2012, sehingga menimbulkan pro-kontra dikalangan elit politik  , mahasiswa dan masyarakat pada umumnya. Hampir disetiap kota, banyak kalangan mahasiwa yang demo tentang penolakan kenaikan BBM karena hal tersebut  berpengaruh besar terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat miskin. Alhasil, kenaikan BBM pun tetap akan terjadi.
       Mengapa kenaikan BBM itu terjadi?? Banyak faktor yang menyebabkan mengapa kenaikan BBM itu terjadi, yaitu diantaranya harga minyak dunia dan kebutuhan BBM di Indonesia semakin tahun semakin meningkat sehingga beban subsidi yang ditanggung pemerintah semakin besar. Hal ini akan berdampak pada kondisi APBN yang akhirnya memperlemah kondisi keuangan Indonesi untuk memenuhi kebutuhan dalam berbagai aspek yang lain: pertahanan, pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan sebagai. Oleh karenanya menurut pemerintah mengurangi subsidi BBM dengan membatasi subsidi sebesar Rp. 2000/liter adalah cara yang efektif dan efisien dalam menanggulangi kondisi keuangan Indonesia dalam jangka pendek. 
       Disisi lain dengan menaikkan BBM akan berpengaruh besar terhadap kenaikan bahan-bahan pokok sehingga menyulitkan masyarakat terutama kalangan menengah kebawah dan juga dengan menaikkan BBM kemungkinan inflasi mata uang Indonesia semakin besar karena pengaruh BBM terhadap perekonomian Indonesia sangat besar. Menurut pemerintah Inflasi tersebut dapat ditangani dengan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate), karena dengan menaikkan hal tersebut menyebabkan uang yang beredar di masyarakat akan berkurang dan rupiah dapat menguat kembali.
          Belajar dari kenaikkan  BBM pada tahun 2005, meskipun BBM naik tetap saja volume BBM bersubsidi setiap tahun semakin meninggkat karena faktanya setiap tahun jumlah pemakai kendaraan meningkat terutama kendaraan roda dua. Jadi, menaikkan harga BBM supaya subsidi berkurang akan efektif jika jumlah kendaraan bermotor tetap. 

    Kenaikkan BBM  ibarat ”  obat penahan rasa sakit”  yang hanya mengurangi rasa sakit dan tidak mengobati sumber penyakitnya dan pada akhirnya penyakit itu akan muncul kembali dan dibutuhkan obat dengan dosis yang lebih tinggi.
       Jadi, kenaikkan harga BBM akan efektif dan efisien jika beberapa aspek mengiringinya yaitu: (1) Perbaikan Infrastruktur yang signifikan dan tranportasi umum yang layak. Hal ini akan tercapai jika APBN negara meningkat secara signifikan seperti dengan cara mengurangi subsidi BBM.     (2) Pemakai kendaraan berkurang ataupun tetap. Hal ini dapat tercapai jika ada filterisasi impor kendaraan dan perundang-undangan tentang pajak dan aturan  kendaraan yang membuat kendaraan yang beredar di masyarakat ataupun yang digunakan dijalanan berkurang. (3) Dan yang paling penting tidak adanya korupsi dalam proses tersebut.  Hal ini dapat tercapai jika ada kesadaran dari kalangan elit politik, mahasiswa dan masyarakat pada umumnya.
         Dan saya yakin seluruh masyarakat Indonesia akan sejahtera jika dapat mengimplementasikan secara “kaffah”  dalam kehidupan sehari-hari ideologi Indonesia yaitu Pancasila. Cara untuk mengimplementasikan pancasila dengan mudah dapat dilakukan dengan mengimplementasikan sembilan nilai-nilai dasar GusDur dalam kehidupan sehari-hari yaitu ketauhitan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, kesatriaan dan kearifan lokal.  

    * Artikel Kajian rutin GARUDA : 23 maret 2012
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: Artikel Kajian: "Menyingkap Kenaikan BBM" Rating: 5 Reviewed By: GUSDURian Malang
    Scroll to Top