728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Jumat, 07 November 2014

    “Suara Pemuda Lintas Iman Kota Malang”

    Cangkruan waroeng kopi yang diadakan komunitas kultural Gerakan Gusdurian Muda (GARUDA) di warkop Bhinneka di-ikuti oleh para kawan-kawan penggiat perdamaian kota malang. Forum kajian santai kamis malam jumat tanggal 06 November 2014 membicarakan topik “Syiah vs FPI”. Sebuah perbincangan yang dirasa cukup hangat dan tak kalah nikmat dari sruputan secangkir kopi hitam untuk membaca apa yang sedang terjadi di NKRI dewasa ini. 

    Forum lepas ini juga menyinggung soal sejarah bagaimana Syiah masuk ke Indonesia, serta siapa para tokohnya. Di sisi lain juga membincang tentang ormas yang katanya bernafaskan “islam” bernama FPI yang seringkali melakukan tindakan-tindakan intoleransi.

    Di awal penyampaiannya Taufik de Kikie selaku pemateri mengatakan bahwa adanya ormas seperti FPI sudah masuk kategori kriminal, disamping juga masih ada ormas-ormas lain yang mendukung. Dan fenomena yang masih hot akhir-akhir ini terjadi di kota malang tepatnya di daerah karang ploso dengan adanya deklarasi anti syiah. 

    Melihat adanya Gusdurians dan komunitas-komunitas pemuda lintas iman yang memiliki spirit perjuangan sama untuk mewujudkan kota malang sebagai wilayah yang menampilkan “wajah ramah” toleransi dan damai. Maka dari cangkruan kajian ini juga kami tuturkan beberapa tetes aspirasi suara dan pemikiran menjadi satu kesatuan sikap kami.

    Point-point sikap keresahan atas nama Jaringan Gusdurian kota malang, terkait tindak kekerasan yang di lakukan oleh ormas-ormas seperti FPI khususnya. Sekaligus juga adanya forum-forum deklarasi penolakan terhadap Syiah yang sempat terjadi di karang ploso kota malang dan daerah-daerah lain di NKRI: 
    • Menolak dengan hormat atas deklarasi anti syiah yang terjadi di karang ploso kota malang tertanggal 26 oktober 2014.
    • Mendorong pihak negara untuk bertindak lebih tegas terhadap ormas-ormas yang melakukan tindakan intoleransi dan deskriminasi yang tidak sesuai dengan asas berbangsa dan bernegara.
    • Prihatin dan kecewa dengan pernyataan yang sempat di lontarkan oleh wakil bupati sampang terkait rencana pencabutan (perpindahan status) kependudukan warga syiah sampang . (kompas.com tertanggal 5 November 2014)
    • Meminta pemerintah kota malang untuk mempertahankan, sekaligus mewujudkan kota malang sebagai barometer kota damai di NKRI. 
    Ini yang bisa kami share secara terbuka kepada khalayak. Tak lebih sekedar untuk menagih janji pada pengurus ibu pertiwi untuk terus menunjukkan sikap penuh keadilan, kemanusiaan dsb. Semoga kedepan NKRI akan lebih terisi warganya yang memilki pemikiran untuk selalu menjunjung tinggi keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Jaringan GUSDURian Kota Malang (GARUDA Malang). Bisa di jumpai di alamat : 
    gusdurian-malang.blogspot.com | twitter @garudamalang | facebook @gusdurianmalang | Hp 0857-5524-0154 | email: garuda.17an@gmail.com | 

    (@anas_ahimsa)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: “Suara Pemuda Lintas Iman Kota Malang” Rating: 5 Reviewed By: GUSDURian Malang
    Scroll to Top