728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Rabu, 01 Juli 2015

    Perkemahan Ramadhan Gusdurian


    Dalam Suasana Bulan “Suci” Ramadhan. Berbagai tema besar berkaitan dengan nilai-nilai spiritualitas atau religi dipersiapkan oleh setiap elemen masyarakat di berbagai penjuru tanah air NKRI ini, untuk menyambut dan menjalaninya dengan penuh wajah ramah kegembiraan.

    Pesantren Nurul Qolbi misalnya, yang terletak di sekitaran alun-alun kota batu ini, hari Selasa malam 30 Juni. Mengadakan Cangkruan bersama Komunitas Gusdurian kota Malang dan Batu. Sebuah forum santai yang di niati untuk menggali pengalaman, pandangan tentang toleransi serta perdamaian yang telah banyak di wasiatkan oleh almurhum Abdurrahman wahid alias Gus Dur.

    Seperti disampikan salah satu pengasuh muda pondok ini, Gus Madyan mengawali cangkruan dengan menyampaikan. “Pada bulan ramadhan kali ini Pesantren Nurul Qolbi mengadakan Perkemahan Wisata & Religi, selama satu bulan (13 juni-13 juli 2015).  Beragam kegiatan yang di isi dengan pengajian kitab Riyadus Sholihin setiap hari jam 06.30-08.00 pagi, pelatihan kewirausahaan, dan malamnya kami kemas dengan kegiatan diskusi atau bedah film, seperti yang kita adakan bersama sekarang ini.”

    “Dan salah satu point penting dari perkemahan ramadhan pesantren ini selain aktifitas keagamaan, budaya, juga mentargetkan tentang pendidikan multikutural. Dimana Almarhum Gus Dur sebagai teladan yang hari ini di teruskan oleh Jaringan Gusdurian nya, adalah contoh adanya hidup keberagaman ini.” jelas Gus madyan 

    Cangkruan yang diadakan di dalam area pesantren ini, di ikuti oleh para penggerak komunitas gusdurian, seperti Bapak Mahpur, Kang Wasis, Pendeta Tatok Kristanto, Mrs Charlotte, Ibu Lily dan Rudi dari Batu, kader-kader pemuda lintas iman, serta puluhan santri Nurul Qolbi.

    Disela-sela “tausiyah” perdamaian, Pendeta Tatok Kristanto menyampaikan, “Bahwa Peristiwa bulan Ramadhan adalah kesempatan yang luar biasa bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam konteks pluralitas di Indonesia, akan sangat baik bagi semua orang non-Muslim khususnya di Indonesia untuk lebih mengenali kehidupan keberagaman sahabat muslimnya. Pengalaman yang paling efektif untuk mengembangkan wawasan sadar keberagaman adalah dengan hadir bersama dalam aktifitas sahabat Muslim. Gusdurian memfasilitasi kesempatan pengalaman itu. Sama seperti ketika perayaan Natal dilangsungkan misalnya, Gusdurian hadir bersama dengan kawan-kawan muslim, Budha, Hindhu dan Kong Hu Chu.” 

    “Dalam masa Puasa Ramadhan, adalah kesempatan baik untuk mengajak kawan non Muslim untuk hadir dalam diskusi di Pesantren, berbuka puasa bersama, dan kalau perlu Taraweh bersama,” Tegas Pendeta Tatok di akhir tausyiah nya. 

    Tidak ketinggalan, di akhir malam cangkruan ini sambil menikmati suguhan konsumsi ala pesantren, kami memutar dan mendiskusikan bersama film pendek tentang 9 NIlai Utama Gus Dur (Simpusium Kristalisasi Pemikiran Gus Dur). Karena Perdamaian dan Pluralitas merupakan satu perwujudan dari sembilan nilai yang menjadi perhatian utama Gus Dur. Yakni ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, persaudaraan, serta kesederhanaan, sikap kesatria, dan kearifan tradisi. Semoga Manfaat…


    Salam Paseduluran J
    Anas Ahimsa


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: Perkemahan Ramadhan Gusdurian Rating: 5 Reviewed By: GUSDURian Malang
    Scroll to Top