728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Jumat, 30 Oktober 2015

    Keislaman Gus Dur dalam buku Islamku, Islam Anda, Islam Kita


    28 oktober oleh bangsa indonesia dikenal sebagai hari sumpah pemuda, beragam kegiatan dilakukan untuk memrefleksikan semangat pemuda hari ini. Gusdurian kota Malang berkesempatan mengisi dibeberapa radio (RRI dan radio mahasiswa Universitas Merdeka Malang) membicarakan tentang peran pemuda dalam meneruskan semangat KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) konteks kekinian. serangkaian kegiatan kemarin (28/10) ditutup dengan bedah dan diskusi buku Islamku, Islam Anda, Islam Kita karya Gus Dur bersama Winartono S.S bertempat di Laughboratorium Cafe.

    Semangat meneladani Gus Dur dikaji dengan aktualisasi peranan pemuda hari ini. Dalam diskusi buku, Winartono menjelaskan cara pandang Gus Dur dalam Islam sangat menarik. Salah satu hal yang mempengaruhi beliau adalah dunia pesantren, pemikiran Hasan Hanafi dan persinggunganya saat studi di Al-Azhar Mesir. Jadi, Islamku, Islam Anda, Islam Kita adalah bahasa Gusdur dalam mengejawantahkan ajaran Islam yang melangit, untuk mudah difahami oleh manusia bumi.

    Meski sering terlihat nyeleneh, tapi semangat Gus Dur representasi dari wajah islam yang ramah dan inklusif. Bila dianalogikan baju dalaman Gus Dur adalah islam, yang tidak mungkin baju dalaman diperlihatkan dan diceritakan juga dengan semua orang yang tingkat pemahaman keagamaanya beragam. Dalam hal ini Gus Dur acapkali blunder sehingga dinilai kontrofersial.

    Dalam diskusi buku juga dibahas tentang polemik pemahaman terhadap kitab suci dikalangan umat beragama. baik umat islam maupun kristiani memiliki dua kecenderungan membaca dan memahami kitab sucinya. Yakni, konserfatif dan progresif. Kecenderungan ini yang nantinya akan mengarah pada wajah keagamaan yang marah dan ramah. Dan keduanya seakan saling berkonfrontasi mengeklem kebenaran masing-masing. “Hal ini adalah tugas kita bersama sebagai umat beragama” Tegas pendeta Tatok dalam diskusi yang disambut tepuk tangan riuh dari peserta.

    Kongkow bulanan ini merupakan agenda rutinan yang diadakan oleh Gusdurian kota Malang dalam rangka memperkaya sumber daya manusia. “Kajian yang diangkat setiap bulanya menyesuakan dengan konsensus anggota. Bisa bedah buku, bedah film, maupun diskusi pemikiran tokoh” ungkap Fauzan ketua jaringan Gusdurian kota Malang. (AR/Pung)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: Keislaman Gus Dur dalam buku Islamku, Islam Anda, Islam Kita Rating: 5 Reviewed By: GUSDURian Malang
    Scroll to Top