728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Sabtu, 17 Oktober 2015

    Gusdurian Itu…




    “Anjing menggonggong, ghiroh para gusdurian tetap berlalu. Saat sang anjing tertidur lelap, para ABG (anak buah GD) di dalam kelas tetap berdiskusi tanpa ragu”.


    Sekilas KPG  

    Di minggu pertama, oktober 2015 kemaren. Saya sungguh bersyukur, pun bangga. Karena kita telah melaksanakan forum “kaderisasi” berbasis spirit nilai pemikiran-perjuangan sang filsuf kondang GD, dalam format Kelas.

    Kelas pemikiran yang yang di inisiasi sekaligus digerakkan oleh para penghuni dan perawat “rumah kita” gusdurian malang ini diikuti oleh semangat kawula muda yang sebagian besar ber-domisili di bumi ngalam, dengan kontestasi pemahaman tentang GD yang sungguh beragam indahnya.

    Bertempat di Vihara Dharma Mitra jalan soekarno-hatta; jika ditelisik sedikit tentang “rumah suci” saudara kita umat budha ini, akan terlihat jika vihara ini lebih dikenal sebagai salah satu mazhab (Theravada). Karena, sebagai cirinya yang tampak sederhana, dibandingkan dengan Vihara lain yang dinamai Mahayana, yang katanya lebih dikenal dan terkesan megah.

    Buku-buku tentang GD; ensiklopedi, membaca sejarah nusantara, islamku islam anda islam kita, prisma pemikiran, humanisme, tasawwuf, butir-butir kearifan sang waskita, de-el-el. Awalnya menjadi hiasan yang tersusun rapi dalam kelas ini. hingga berantakan tak karuan, dibawa, dibaca, mungkin juga menjadi teman kencan di malam minggu waktu itu.

    (Ini hanya refleksi-ku, usai kita bersama-sama menggelar kelas pemikiran GD)

    Sebagai proses untuk mengenali, memahami, dan mengeksplorasi diri dari nilai pemikiran GD, dalam forum kelas ini kita hanya sedikit sinau dan berbagi, tentang: Biografi, Demokrasi, Keislaman, Kebudayaan, Gerakan Sosial, dan kilas sejarah munculnya jaringan gusdurian nasional yang bisa dikata dalam 4-5 tahun terakhir ini mulai tumbuh subur dn menjamur. Memberi warna secara kultur dalam konteks “Kearifan Lokal” masing-masing.

    Semangat kebersamaan kita seperti dalam forum kelas ini, tentunya bukanlah dalam niat untuk meraba denyut kehilangan (sosok) nya. Namun, ini hanyalah secuil upaya untuk mengambil inspirasi semangat pemikiran beliau, GD. Hingga nilai, pemikiran, perjuangan GD tetap hidup dalam mengawal kehidupan ke-INDONESIA-an kita yang terus disebarkan dari generasi ke generasi.

    “GD adalah spirit, melalui pemikiran dan gerakan perjuangan nya. GD bukan untuk di Puja”.

    Paska KPG

    Jum’at malam, enam belas oktober kemaren. Kita berkesempatan untuk berkumpul dan berdiskusi bersama, di café komika. Dengan semangat kawan-kawan Kelas pemikiran sebagai pemberi warna dan energi baru dalam keluarga gusdurian malang ini.

    Gerakan Gusdurian Muda (GARUDA) adalah identitas komunitas kita di malang, tidak dipungkiri. Perjamuan bersama kita di kedai komika kemaren itu, untuk menguatkan personal-personal yang sudah ada sebelumnya dalam komunitas.

    Curahan hati, untuk saling mengisi beberapa hal. dengan sedikit memakai analog sebuah RT, dimana setiap RT mempersilahkan dengan merdeka untuk setiap pribadi antar kita menempati minat nya masing-masing.  

    Seperti akan meng-aktifkan kembali rutinan diskusi, mengumpulkan tulisan paska KPG untuk dijadikan buku hingga bisa disebar kesana-sini, kampanye tulisan via sosial media online yang kita miliki, Ide memilki penerbitan sendiri, komunitas literasi, terlibat dalam gerakan aksi sosial atau aliansi, gathering lintas komunitas untuk melebarkan sayap silaturahmi, mengembangkan wirausaha secara mandiri. Dan lain lain..

    Ada semangat optimisme  yang terpancar di wajah teman-teman semua..semoga ini bisa terus kita jaga . tetap sambil nyrupuut kopi dan penuh canda. GD mungkin bisa tertawa disana…Gitu Aja Kok Repot!

    Terakhir…

    Pluralitas dalam memposisikan diri untuk bergerak di komunitas gusdurian malang ini, dengan tetap bersandar pada, spirit-minat tiap individu yang senantiasa saling men-support satu sama lain. Dan, di ikat dengan pemahaman prinsip, yakni; berbasis pada sembilan nilai utama GD. Serta komitmen pada orientasi kultural, Non-Politik-Praktis. 

    Hal ini, demi menegaskan bahwa pluralitas antar personal tetap diutamakan termasuk dalam meng-kritik untuk semakin hidup nya Komunitas Gusdurian malang ini: “Gusdurian ku, Gusdurian Anda, Gusdurian Kita”. Tak ada satu Gusdurian,  Gusdurian mesti dipahami dengan multi-spirit kita masing-masing.

    Salam Damai Pembebasan J

    an. Ahimsa
    (Pelayan di waroeng GD ngalam, dan pembantu di rumah kita www.gusdurianmalang.net)                                   
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: Gusdurian Itu… Rating: 5 Reviewed By: GARUDA Malang
    Scroll to Top