728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Sabtu, 28 November 2015

    PENDIDIKAN KARAKTER... APAAN TUCH?


    Oleh:
    Daniel S. Stephanus


    PENGANTAR
    Pada lima tahun terakhir ini, secara massif di dengung-dengungkan kembali Pendidikan Karakter (Pendikar) sebagai salah satu aspek pendidikan yang harus diberikan kepada peserta didik di seluruh Nusantara.  Pendidikan Karakter merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari apalagi diabaikan bila sutau bangsa ingin menjadi Negara yang beradab dan berbudaya.  Sebuah bangsa akan berjaya sebagai bangsa yang beradab dan berbudaya bila bangsa tersebut memiliki karakter kuat dan jati diri yang kokoh.  Pembangunan karakter suatu bangsa tidak dapat dilaksanakan secara tergesa-gesa apalagi instan, pembangunan karakter adalah suatu proses yang panjang dan sistematis, satu-satunya jalan adalah melaui Pendidikan Karakter.

    Bung Karno sebagai founding father alias Bapak Pendiri Bangsa pernah berujar tentang pentingnya pembangunan Karakter Bangsa (nation character building).  Pembangunan Karakter Bangsa adalah pembangunan karakter yang komprehensif dan holistic sebagai bangsa dengan menyadari keberagamannya.  Pembangunan  segenap anak bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan social.  Jelas disini, pembangunan karakter yang dilakukan bukanlah proses pendek tetapi proses jangka panjang, bukan pula pembangunan yang hanya mengutamakan satu sisi tetapi proses pembangunan yang bersifat multiaspek dan multidimensi.  Sebuah proses pembangunan karakter yang berbasis pada proses, mengedepankan pemahaman yang komprehensif, untuk mencapai tujuan yang luhur bukan semata sebagai Negara yang sejahtera tetapi juga Negara yang beradab dan berbudaya.

    Proses pembangunan karakter bukanlah proses tanpa rencana, bukan pula proses yang tidak tersistemastis.  Proses pembangunan karakter haruslah terencana dan tersistematis, seperti layaknya pembangunan kecerdasan dan pembangunan keimanan. Pembangunan karakter haruslah melalui proses pendidikan yang terencana dan tersistematis dengan baik.  Oleh karenanya, Pembangunan Karakter Bangsa seharusnya sejalan dengan proses pendidikan, proses dari anak-anak sampai dewasa sebagai proses pendidikan yang berkesinambungan dan terus menerus seumur hidup.  Layaknya jargon pendidikan yang membentuk manusia yang cerdas melalui penguasaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) yang sejalan dengan pembangunan akhlak dan moral melalui penanaman Iman dan Takwa (IMTAK), saat ini semestinya ditambahkan pula pembangunan karakter melalui Pendidikan Karakter (PENDIKAR). Sehingga, manusia Indonesia bukan hanya dijadikan manusia Indonesia yang cerdas berpengetahuan, menguasai teknologi, peka terhadap keindahan, beriman, dan bertakwa saja tetapi juga berkarakter.

    Jadi, Pembangunan Karakter Bangsa melalui Pendidikan Karakter bukanlah sebuah proses instan tetapi merupakan proses pendidikan berkelanjutan.  Pendidikan Karakter bukan pula proses pendidikan yang parsial dan terpecah-pecah tetapi merupakan proses pendidikan multidimensi dan multiaspek yang bersifat holistic dan komprehensif.  Pendidikan karakter bukan pula proses pendidikan yang serampangan dan sekenanya tetapi merupakan proses pendidikan yang terencana secara sistematis.  Oleh karena itu, Pendidikan Karakter seharusnya terintegrasi dan menyatu dengan proses pendidikan pada umumnya, baik pada pendidikan formal, informal, maupun nonformal.  Proses pendidikan yang yang masuk dalam kurikulum bukan sebagai mata pelajaran tersendiri tetapi mewarnai setiap mata pelajaran baik yang kurikuler, kokurikuler, maupun ekstra kurikuler. Lanjutkan Membaca
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: PENDIDIKAN KARAKTER... APAAN TUCH? Rating: 5 Reviewed By: GARUDA Malang
    Scroll to Top