728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Minggu, 27 Desember 2015

    Kunjungan Natal Damai ke Gereja-Gereja




















    Dalam momentum hari Natal yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Komunitas Gusdurian Malang kembali melakukan Kunjungan Natal sekaligus memasang spanduk Natal Damai, pada hari kamis tanggal 24 Desember 2015. Kegiatan ini telah rutin dilakukan dalam 3 tahun terakhir.

    Terinspirasi dari pemikiran Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam buku Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian beliau mengatakan, bahwa “Perdamaian akan mustahil dicapai manakala kita masih mempunyai prasangka pada umat lain dalam beragama. bahwa memaknai perbedaan itu sampai pada kemampuan kita untuk menghayati nilai-nilai kebijaksanaan agama lain. Kebijaksanaan itulah spirit yang mendasari terwujudnya toleransi dan perdamaian.”

    Tahun 2015 ini Gusdurian Malang melakukan silaturahim atau kunjungan Natal Damai ke 4 gereja, yakni Gereja Katedral Ijen, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), GPIB Immanuel, dan GKI Kebon Agung.

    Kunjungan Natal Damai ke Gereja-Gereja ini merupakan pembelajaran bagaimana kami harus siap dalam menerima perbedaan secara langsung, dan belajar berpikir terbuka terhadap agama di luar diri kami. Dalam prinsip keimanan memang hal yang berbeda tetapi setiap agama selalu memiliki pesan damai yang bisa kami petik.

    Kemauan untuk melakukan kunjungan Natal secara langsung seperti ini, di satu sisi kami akan terlatih untuk menghilangkan sekat-sekat prasangka yang selama ini terkesan menjadi penghalang dalam menjalin tali persaudaraan dan kemanusiaan hanya karena perbedaan agama.

    Dan, dari kegiatan kunjungan Natal ini akan kami jadikan refleksi damai dalam bentuk karya tulisan, video dan karya-karya lain tentang makna perdamaian itu sendiri.

    Sebagaimana Pendeta Kristanto Budiprabowo yang juga menjadi penasihat Gusdurian Malang dan Presidium Gusdurian Jawa Timur menambahkan, tentang Thema Natal dari PGI-KWI tahun ini adalah Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah. Siapakah keluargamu? Siapakah yang layak disebut keluarga Allah? Dan, seperti apakah hidup bersama itu mencerminkan bentuk nyata adanya keluarga Allah?

    Pertanyaan-pertanyaan besar yang hanya bisa dijawab dengan tindakan-tindakan nyata konkret sederhana nan bermakna dan berdampak bagi kehidupan keseluruhan manusia. Gusdurian malang dengan kunjungannya dalam Natal ke gereja-gereja di Kota malang dan sekitarnya merupakan sebuah pesan bagi seluruh umat manusia bagaimana memulai menjadi keluarga itu.

    Spirit yang bisa kita ambil dari 9 nilai utama Gus Dur yang menjadi basis aktifitas gerakan Gusdurian. yang mencakup  ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, persaudaraan, kesederhanaan, kesatriaan, serta kearifan tradisi. Akan benar-benar mampu ditebarkan dengan bijaksana dalam kehidupan ini. (ahimsa)


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: Kunjungan Natal Damai ke Gereja-Gereja Rating: 5 Reviewed By: GARUDA Malang
    Scroll to Top