728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Selasa, 19 Januari 2016

    Haul Gus Dur ke-6 Malang Raya


    Perdamaian mungkin hal yang sangat didamba-dambakan sebagian orang. Perdamaian merupakan perwujudan dan tujuan utama dari inti kemanusiaan. Kadang banyak orang yang lupa akan konsep perdamaian, ini bisa dilatarbelakangi oleh perbedaan pandangan, idealisme, sikap individualisme, dsb. Rasa toleransi seakan-akan hanya dianggap sebagai angin lalu, tanpa bisa diwujudkan dalam menjaga perdamaian.

    Pada tanggal 17 Januari 2016, Gerakan Gusdurian Muda (GARUDA) Malang mengadakan acara memperingati wafatnya (HAUL) ke-6 KH. Abdurrahman Wahid atau biasa disebut Gus Dur. Acara ini digelar di Hall Serba Guna Block Office Kota Batu, dan dihadiri oleh berbagai komunitas pemuda dan took-tokoh lintas agama.

    Haul yang berlangsung secara sederhana namun penuh sukacita. Para hadirin menikmati berbagai penampilan seni budaya dalam teras lesehan beralaskan karpet. Meskipun acara ini sangat sederhana namun makna yang dirasakan begitu mendalam. Bisa dilihat pada saat doa lintas iman yang dipanjat dari perwakilan umat Kristen, Hindu, Buddha, semua hadirin hening dan bahkan ada pula umat Muslim yang ikut meng-Amin-i.

    Penampilan para pengisi acara juga sangat takjub luar biasa. Mereka rela hadir mengisi acara, mengorbankan waktu, mengorbankan tenaga, mengorbankan pikiran, bahkan mengorbankan sedikit materi untuk membantu menyukseskan peringatan Haul ke-6 mendiang Gus Dur ini. Sebuah tindakan yang layak diapresiasi dan patut dicontoh sebagai perwujudan perdamaian dan persatuan.

    Acara Haul ini ditutup oleh penampilan ciamik kawan-kawan Garuda Malang yang menampilkan sebuah kolaborasi lagu Syiir Tanpo Wathon ciptaan dengan lagu Wayfaring Strangers dengan diiringi alat musik gitar, biola, jimbe dan Tari Shufi. Bait demi bait yang dilantunkan diharapakan mampu diresapi dan direnungi oleh para hadirin yang menyaksikan karena lirik-lirik yang disampaikan mengandung makna teguran-teguran untuk introspeksi diri.

    “Saya sangat terkesan dengan penampilan-penampilan para pengisi acara, semua orang yang terlibat dan mendukung acara ini. Beribu-ribu terimakasih saya sampaikan. Saya harap peringatan Haul Gusdur seperti ini harus tetap ada setiap tahunnya, ini merupakan sebuah batu pijakan mewujudkan perdamaian. Selain itu, 9 nilai Gusdu yakni: Ketauhidan, Kemanusiaan, Keadilan, Kesetaraan, Pembebasan, Persaudaraan, serta Kesederhanaan, Sikap Ksatria, dan Kearifan Tradisi harus terus disebarkan di berbagai daerah di negeri ini untuk mewujudkan perdamaian, persatuan, cinta kasih diantara umat beragama dan berbagai aliran kepercayaan lainnya.” ungkap Fauzan, salah satu koordinator Gusdurian Malang. (Billy Setiadi) 
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: Haul Gus Dur ke-6 Malang Raya Rating: 5 Reviewed By: GARUDA Malang
    Scroll to Top