728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Senin, 12 Juni 2017

    Antara Safari Ramadhan, Dialog, Silaturahmi, dan ber-Tabbayun



    oleh : Harvi Fikri Ramesa

    Safari Ramadhan merupakan agenda Gusdurian Malang setiap tahun. Kegiatan ini telah dilaksanakan selama dua tahun, dan tahun ini ialah tahun kedua. Tepatnya pada hari Minggu, 11 Juni 2017, agenda safari ramadhan kali ini berkesempatan untuk mengunjungi Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Cabang Malang. Acara dipusatkan di rumah tokoh JAI Malang, yakni Pak Waji, di perumahan Vila Cemara Tujuh, Tlogomas, Malang. Saat itu kami penggerak Gusdurian datang pada jam 16.30 dari Warung Oase, dengan sekitar 10 orang personil penggerak.

    Kesan pertama saat menginjakkan kaki di rumah Pak Waji ialah sambutan ramah dari sang empunya rumah. Senyum, sapa beliau menghangatkan suasana yang cair sekaligus menunggu berbuka puasa bersama. Para penggerak Gusdurian merasa seperti di rumah, kesan itu pun yang dialami penulis sendiri. Acara dibuka dengan sambutan dari Pak Waji, selaku tuan rumah, dan kemudian disusul dengan perkenalan dari masing-masih pihak yang hadir. Acara ini pun semakin terasa beragamnya, karena Ahlul Bait Indonesia (ABI) cabang Malang pun hadir.

    Acara diawali dengan dialog, diantaranya berisi pelurusan pandangan ataupun penjelasan mengenai Ahmadiyah. Dalam dialog perdamaian seperti ini, pengetahuan tentang suatu paham atau keyakinan mesti dijelaskan, hal ini penting untuk memberikan pemahaman terhadap lawan dialog. Dan, sudah semestinya pandangan itu dijelaskan oleh seorang yang memang diangap mengetahui seluk beluk, ahli atau yang bersangkutan dengan pandangan tersebut. dalam hal ini, Ustad Akhmad, mubbaligh Jai menyampaikan paparan mengenai “Apa itu Ahmadiyah?”, penjelasan yang membuka setidaknya tentang apa yang penulis pikirkan tentang Ahmadiyah, dan Alhamdulillah ada perasaan lega dan pikiran yang tercerahkan yang penulis rasakan, dan mungkin diikuti oleh teman-teman yang lainnya.

    Usaha-usaha silahturahmi ini pun dinilai positif oleh Ustadz Umam selaku ketua IJABI Malang, “Gusdurian ini semangat sekali untuk melakukan usaha-usaha seperti ini. Semangat anak muda yang positif.” Ujarnya. Beliau pun mengingatkan agar kita selalu menjaga dan merawat hal-hal seperti ini, sekaligus juga upaya untuk menjaga keutuhan Republik Indonesia. Hal serupa pun disampaikan oleh Ustadz Akhmad, beliau mengingatkan agar acara seperti ini tidak berhenti dan menjadi suatu kebiasaan untuk salah satu cara menjaga keutuhan negara ini dan menyiarkan toleransi. “biarlah kita mempunyai perbedaan masing-masing dan hal itu bukanlah halangan untuk menjaga toleransi.” Ujar Ustadz Ahmad.

    Di tengah arus kekerasan atas nama agama semakin meningkat, ruang publik yang sesak oleh sesat-menyesatkan, dan tafsir kebenaran yang dimonopoli satu pihak, maka Safari atau dialog perdamian ini bagaikan angin di sore hari, yang kadang lupa untuk kita nikmati. Dialog ini bukan mencari siapa yang paling benar, siapa yang paling otoritatif. Tapi, lebih dari itu, ia adalah usaha untuk memperat silahturahmi. Usaha untuk memahamai manusia sebagai manusia, berdialog dengan perasaan terbuka, dan saling mendengarkan. Beberapa hal yang saat ini hilang dalam praktik di ruang publik Republik ini – yang pada dasarnya mendarah daging dalam praktik kebudayaan Bangsa Indonesia.

    Mungkin, dialog ini juga suatu usaha untuk mempertebal keimanan. Iman, bila meminjam istilah Gusdur ialah sebagai suatu suluh (penuntun), Iman tidak datang dari percaya ke percaya, tapi dari ragu ke ragu. Atas dasar itu lah Iman bisa kita jadikan suluh. Dan, perbedaan yang terjadi pun ialah untuk meyakinkan iman kita, Iman yang terus mencari akan kebenaran di atas perbedaan. 


    Terima kasih, JAI, IJABI. Salam Toleransi, Salam Pancasila, Kita Indonesia.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    2 komentar:

    1. ASS..WR.WB.SAYA pak alresky TKI BRUNAY DARUSALAM INGIN BERTERIMA KASIH BANYAK KEPADA EYANG WORO MANGGOLO,YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,BERKAT BANTUAN AKI SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA,DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DI GADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN EYANG WORO MANGGOLO MEMBERIKAN ANGKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DI SANGKA SANGKA TERNYATA BERHASIL,BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA SEPERTI KAMI SILAHKAN HUBUNGI NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-3744-3355) JANGAN ANDA RAGU ANGKA RITUAL EYANG WORO MANGGOLO SELALU TEPAT DAN TERBUKTI INI BUKAN REKAYASA SAYA SUDAH MEMBUKTIKAN NYA TERIMAH KASIH
      NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-3744-3355)
      BUTUH ANGKA GHOIB HASIL RTUAL EYANG WORO MANGGOLO


      >>>>>TOTO TOGEL MALAYIA KLIK DISINI <<<<<

      DIJAMIN TIDAK MENGECEWAKAN ANDA APAPUN ANDA MINTA INSYA ALLAH PASTI DIKABULKAN BERGAUNLAH SECEPATNYA BERSAMA KAMI JANGAN SAMPAI ANDA MENYESAL
      angka;GHOIB: singapur
      angka;GHOIB: hongkong
      angka;GHOIB; malaysia
      angka;GHOIB; toto magnum 4d
      angka"GHOIB; laos…
      angka"GHOIB; macau
      angka"GHOIB; sidney
      angka"GHOIB: vietnam















      BalasHapus

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: Antara Safari Ramadhan, Dialog, Silaturahmi, dan ber-Tabbayun Rating: 5 Reviewed By: GARUDA Malang
    Scroll to Top