728x90 AdSayapIklanGaruda

pasang
  • Garuda kita

    Rabu, 07 Juni 2017

    "Take Pride in Tolerance" sebelum ber-Buka bersama



    oleh : Ny2ng ( M. Yusuf )

    Bulan Ramadhan adalah momen paling dinanti bagi umat muslim di seluruh dunia, begitu pula bagi teman-teman GUSDURian Malang. Salah satu kegiatan rutin GUSDURian Malang dalam menyambut bulan puasa, ialah kegiatan Silaturahmi Lintas Agama yang dirangkum dalam “ Safari Damai Ramadhan 2K17”. Silaturahmi ke komunitas/lembaga lintas agama ini, bertujuan untuk mempererat silaturahmi, dan memupuk rasa toleransi dalam beragama, dalam menjaga NKRI.

    Pada hari Selasa, tepatnya tanggal 6 juni 2017, kami melakukan kunjungan ke SMA Cor Jesu, di Jalan Jaksa Agung Suprapto no. 55 Malang, kedatangan kami disambut oleh Suster Konda, Suster Senior di Asrama SMA Cor Jesu, menurut beliau kedatangan kami bagai angin segar di tengah kemarau toleransi yang tengah melanda indonesia saat ini, kami bersyukur bahwa kegiatan yang kami lakukan mendapat support yang begitu besar dari tokoh agama Katolik ini.

    Momen ini juga menjadi salah satu pengalaman unik bagi penulis pribadi, bagaimana tidak unik? Suster Konda sangat berantusias menyambut kami, bahkan beliau mengadakan sebuah game yang dinamakan “Take Pride in Tolerance”, lalu kami diintruksikan untuk duduk dalam kelompok-kelompok kecil di sebuah ruangan, kami menunggu hingga para ”santriwati katolik” datang dan penulis tersipu malu (hehehe), maka game pun dimulai. Game ini bertujuan untuk menggali harapan dan cita-cita kaum muda indonesia masa depan, kemudian inti dari game tersebut yang dapat penulis tangkap ialah, Indonesia kita sudah “Bhineka” namun belum “Satu Jua” dan itu menjadi PR bagi kita kaum muda.

    Dari nasehat para suster katolik itu, ada sebuah perkataan dari Suster Benedict yang membuat penulis merasa bangga sebagai GUSDURian, “ Saya bangga dengan kalian kaum muda yang memiliki semangat dalam bertoleransi, dan semangat ini akan terus menjadi obor semangat dalam menjaga Indonesia”, demikian tutur beliau. Perlu kita ketahui bahwa suster Benedict ialah mantan staf kedubes Vatikan di Indonesia.

    Setelah game “Take Pride in Tolerance” selesai, acara dilanjutkan dengan berbuka bersama “santri/wati katolik” dan para suster, dalam kesempatan ini kami para penggerak juga tidak lupa untuk memperkenalkan semangat toleransi kepada adik-adik SMA Cor Jesu, serta bagaimana caranya para calon penerus bangsa tidak phobia dengan sikap toleransi, maka semangat ini harus di tanamkan sejak dini. Dan penulis sangat senang, dengan semangat adik-adik SMA Cor Jesu dalam mengetahui pentingnya toleransi dalam bermasyarakat, hal ini menandakan bahwa semangat para penggerak GUSDURian telah tersalurkan.

    Harapan penulis, toleransi menjadi “makanan” wajib bagi kaum muda, sehingga mereka akan tumbuh dengan rasa toleransi yang tinggi, dan toleransi perlu dijaga kapanpun dan dimanapun.  Terakhir penulis perlu mengutip sedikit kalimat dari Cak Nun, “simpanlah kebenaran itu untuk pribadimu, dan sampaikanlah kasih sayang, kebaikan, dan toleransi bagi semua orang”.

     Semoga.


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Monggo Komentar Disini

    Item Reviewed: "Take Pride in Tolerance" sebelum ber-Buka bersama Rating: 5 Reviewed By: GARUDA Malang
    Scroll to Top